Iklan

PDIP LEBIH LAYAK DIBUBARKAN KETIMBANG HTI

Posted by Gerakan Rakyat on Rabu, 12 Juli 2017

UNDANGAN
 
FRONT SABILILLAH, PTDI DAN PRESIDIUM ALUMNI 212, MENGADAKAN MUSYAWARAH AKBAR UMAT ISLAM BANGSA INDONESIA

TEMA :
"PDIP LEBIH LAYAK DIBUBARKAN KETIMBANG HTI"
 
Tempat Acara: PTDI, Jalan Tawes 21-22 Tanjung Priok, Jakarta Utara (Samping Statsiun KA)
Hari/Tanggal: SABTU, 15 JULI 2017
Pukul: 14.00 s/d Selesai

PDIP LEBIH LAYAK DIBUBARKAN KARENA: (Mohon dibaca sampai tuntas)

  1. Megawati menghina Ulama dan Islam dengan menyatakan, bahwa Iman kepada Hari Akhir hanya ramalan.
  2. Secara terang-terangan PDIP mengirim kadernya ke Beijing/RRC, menjalin kerjasama dengan Partai Komunis Republik Rakyat Cina.
  3. PDIP sangat membenci dan memusuhi Islam.
  4. Tokoh kunci dan mayoritas elite partai dan kader PDIP penganut ideologi KOMUNISME/ATHEISME.
  5. PDIP memecah belah bangsa dan meprovokasi rakyat agar tejadi kerusuhan.
  6. Menurut Ribka Tjiptaning, 20 juta anak cucu/kader PKI secara bulat memenangkan PDIP pada pemilu.
Melihat kenyataan-kenyataan ini sangat sulit untuk tidak mengatakan, bahwa PDIP ADALAH KOMUNIS GAYA BARU (KGB).

Di Indonesia PKI ADALAH PARTAI TERLARANG. KOMUNISME/ATHEISME ADALAH AJARAN SESAT, TERKUTUK, BIADAB DAN TIDAK MANUSIAWI.
MAKA PDIP MELANGGAR SERTA MENISTA PANCASILA.

  1. Dengan menganut idiologi Komunisme/atheisme serta memusuhi agama, maka melanggar sila pertama KETUHANAN YANG MAHA ESA.
  2. Sikap PDIP yang congkak, arogan dan sewenang wenang maka PDIP melanggar sila kedua KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB, dan sila keempat KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN/PERWAKILAN.
  3. Dengan memecah belah bangsa dan meprovokasi rakyat agar tejadi kerusuhan, serta membuka peluang eksodus secara besar besaran bangsa Cina ke Indonesia, dan mendukung RRC menjadikan Indonesia sebagai negara jajahan mereka, maka PDIP telah melanggar sila ketiga, PERSATUAN INDONESIA.
  4. Dengan kejahatan kejahatan Megawati mencairkan serta mengeluarkan release and discharge BLBI, serta menjual BUMN atau asset-asset negara dengan harga amat sangat murah, maka PDIP telah melanggar sila kelima KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA.
SEMUA INI SUNGGUH MERUPAKAN SEBUAH KEJAHATAN SEMPURNA !

Lantas apa kesalahan HTI sehingga harus dibubarkan ?

Apakah karena tuntutan penegakan kekhalifahan dan karenanya HTI dituduh makar karena melanggar sila ketiga “Persatuan Indonesia” ?

Tekad dan cita cita HTI menegakan KEKHALIFAHAN JUSTRU SEARAH DENGAN SILA PERTAMA PANCASILA “KETUHANAN YANG MAHA ESA”, Karena bukankah manusia merupakan Khalifah Tuhan di Dunia?

KEKHALIFAHAN JUGA MERUPAKAN AMANAH BESAR DARI PARA BAPAK BANGSA UNTUK MENJADIKAN INDONESIA SEBAGAI MERCUSUAR DUNIA. Mengapa bisa begitu? Karena Indonesia sebagai mercusuar dunia, berarti INDONESIA SEBAGAI PENGUASA DUNIA. DAN ITU HANYA BISA DICAPAI DENGAN MENEGAKAN KEKHALIFAHAN.


DENGAN MENEGAKAN KEKHALIFAHAN TIDAK AKAN MEMECAH PERSATUAN INDONESIA. JUSTRU INDONESIA MEMBESAR, MENDUNIA !

Sungguh membingungkan jika cita cita yang mulia ini bukan mendapat dukungan, justru dimusuhi dan dibubarkan.

Mungkin setelah pembubaran HTI akan disusul pembubaran FRONT PEMBELA ISLAM, HIDAYATULLAH, MAJELIS MUJAHIDIN, DAN ORMAS ISLAM LAINNYA.

APAKAH MUNGKIN PEMBUBARAN HTI INI DIDALANGI KADER KADER PKI ???

WaLlahu ‘alam

[Nur Hidayat Assegaf

Previous
« Prev Post

Related Posts

7/12/2017 03:48:00 AM

0 komentar:

Posting Komentar