Iklan

JERITAN PETANI TEBU

Posted by Gerakan Rakyat on Sabtu, 08 Juli 2017

GERAKAN RAKYAT - Maksud hati mau merem... eh dapat kabar bertubi -tubi dari teman -teman dan keluarga para petani tebu, berkait dengan rencana pengenaan pajak 10 persen utk penjualan tebu.

Sungguh saya tidak habis pikir dengan Presiden Jokowi yg lahir dari orang desa ini ternyata benar -benar tidak bisa memahami bagaimana kehidupan petani saat ini.

Petani yg untuk nanam padi saja saat ini kehantam dengan tidak adanya kredit usaha tani, haga bibit, pupuk dan solar (utk diesel air) yg mahal, hingga hasilnya kadang dimakan pun nggak cukup, kini dihajar lagi dengan rencana baru pemerintah "memeras" petani yaitu mengenakan pajak 10 persen. Masyaallah ! "Bunuh saja kami para petani sekalian" tulis SMS yg masuk ke HP saya.

Pak Jokowi, harga tebu petani itu saat ini kalau dibeli pabrik sangat murah, karena alasan harga gula putih turun! Petani yg punya satu kotak tanah (1400 meter persegi) hanya bisa menjual harga tebu Rp 2 -2,2 juta saja (itu penghasilan satu tahun, karena tebu umurnya 1 tahun). Bayangkan kalau masih anda potong pajak lagi 10 persen, petani yg pubya tanah sekotak hanya dapat duit 1,8 juta -2 juta/tahun! Atau tiap bulan sekitar 120-130 ribu saja.

Di desa itu Pak Jokowi jarang yg punya tebu sampai hektar-hektaran, paling 3-5 kotak saja. Kok ya tega to sampean lihat nasib petani yg sekarang mengenaskan terus mau dipotong lagi pajak tebu.


Pak Jokowi yg terhormat, nasib petani tebu sekarang (sebelum ada pengenaan pajak 10 persen), sudah korat-karit nggak karuan. Kenapa? Karena permainan para Taoke (Penguasa Importir Gula), para Taoke alias konglomerat yg Anda kasih izin impor gula yg tadinya hanya untuk industri saja (gula rafinasi), ternyata gula rafinasi yg sebetulnya kurang baik utk masyarakat itu BOCOR dijual bebas! Akibatnya harga gula petani ancuuurrrr terkena dampak membanjirnya gula rafinasi.

Lah dalam posisi harga gula jatuh , yg berarti juga harga tebu juga jatuh kok ya sampean tega mau dipotong lagi pajak 10 persen? Mbok yg impor itu lo Anda kenakan pajak Bea Masuk Yg Tinggi!!!


Ingat lho Pak Jokowi, sepanjang sejarah Indonesia merdeka, belum ada komonditas pertanian dipajakin, kalau sampai ini Anda jalankan maka sama dengan Anda mengembalikan petani ke jaman penjajahan!

Saya anak Ndeso, dan banyak membina petani termasuk orang yg marah dengan rencana kebijakan Bapak ini...

Hoeeee anggota DPR komisi IV , ngapain aja kerja kalian kok diam saja, dengan rencana pemerintah yg menyekik petani ini? [Nanik Sudaryati]



Previous
« Prev Post

Related Posts

7/08/2017 02:34:00 PM

0 komentar:

Posting Komentar