Iklan

USIL BANG USIL: Ikan Tidak Memiliki Agama dan Kebangsaan

Posted by Gerakan Rakyat on Minggu, 25 Juni 2017

GERAKAN RAKYAT - Dalam rapat dengan Badan Anggaran DPR dua hari lalu, Luhut meminta Susi segara menyusun langkah agar ikan-ikan yang ada di laut bisa ditangkap sehingga tidak kabur ke perairan negara lain atau mati dimakan predator.

Sebab, tutur dia, ikan tidak memiliki agama dan kebangsaan.

http://www.tribunnews.com/…/menko-luhut-sebut-ikan-tak-bera…

BANG USIL : Berarti ikan-ikan kita komunis. Bu Susi, gimana kalau kite gebuk aje ….
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menilai kritik yang dilayangkan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) lucu, absurd, dan tidak realistis.

Kritik Luhut yang dimaksud Susi adalah pernyataan yang meminta Susi segara menyusun langkah agar ikan-ikan yang ada di laut bisa ditangkap sebelum mati atau kabur ke perairan negara lain sebab ikan tidak punya agama dan kebangsaan.

"Ya ikan mati, kita juga akan mati. Tapi ikan mati pasti bertelur dan beranak pinak dulu," ujar Susi saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Jumat (16/6/2017).

http://www.tribunnews.com/…/menteri-susi-pernyataan-luhut-l…

BANG USIL : Wah, Bu Susi nggak paham … Barangkali maksudnya, kalau ikan kabur ke perairan negara lain, bisa bikin repot. Harus bikin “Red Notice.” Iya,kalau diterima, kalau ditolak kan malu kuadrat…

[Balya Nur]

Previous
« Prev Post

Related Posts

6/25/2017 04:00:00 AM

0 komentar:

Posting Komentar