Iklan

Sandya Kala Ning Nuswantara

Posted by Gerakan Rakyat on Sabtu, 04 Maret 2017

Syahdan…

Belum pernah terjadi dalam sejarah bangsa kita,
Ribuan, bahkan jutaan, buruh dan pekerja di-PHK secara massal dari perusahaan mereka akibat resesi ekonomi berkepanjangan…

Belum pernah terjadi dalam sejarah bangsa kita,
Ribuan, bahkan jutaan, rakyat terjerat dalam kemiskinan absolute dan kelaparan massal akibat kebijakan yang menyengsarakan…

Belum pernah terjadi dalam sejarah bangsa kita,
Ratusan ribu penduduk mengungsi tanpa sandang pangan, tanpa harapan, dan tanpa masa depan, akibat konflik horizontal yang kronis… Sementara pihak-pihak yang semestinya bertanggungjawab hanya mampu berkilah seraya bertindak saling menyalahkan…

Belum pernah terjadi dalam sejarah bangsa kita,
Gejala separatisme dan bahaya disintegrasi sebegitu akut dan kronis menggerogoti tubuh NKRI laksana virus HIV-AIDS virulent menggerus tubuh kita… Sementara di lain pihak sang 'srigala' lapar mengintai…

Belum pernah terjadi dalam sejarah bangsa kita,
Kekayaan hutan dijarah, kekayaan laut digerus, dan sumber daya alam dikuras atas nama investasi dan pembangunan; dan hasilnya adalah: hutan yang rusak parah, terumbu karang yang hancur tak terperikan, lingkungan hidup yang luluh lantak tak keruan, tapi rakyat tetap hidup dalam kemiskinan…

Belum pernah terjadi dalam sejarah bangsa kita,
Jutaan orang tua tak mampu menyekolahkan anak mereka, jutaan lagi tak mampu membiayai anak mereka berobat dan atau dirawat di rumah sakit, dan sebagian membiarkan anggota keluarga tercinta mati terkapar karena tak mampu menyediakan biaya pengobatan…

Belum pernah terjadi dalam sejarah bangsa kita,
Bank-bank penghancur perekonomian negara "dirawat-inapkan" dengan perawatan super intensif; kemudian hutang-hutang mereka ditalangi (bail-out), dan bandit-bandit pemiliknya, yang menggerus uang rakyat tanpa rasa malu dan belas kasih, difasilitasi dengan 'release and discharge' sehingga bebas berkeliaran keliling dunia…

Belum pernah terjadi dalam sejarah bangsa kita,
Perusahaan-perusahaan Negara yang sehat dan strategis didivestasi lalu dijual kepada asing dengan harga yang sangat murah, jauh lebih murah dari biaya bail-out yang telah dikeluarkan negara… Semuanya dilakukan atas nasehat 'Tuan Besar' dan atas nama 'privatisasi'… dan walhasil, praktis saat ini Negara kita tak lagi memiliki wibawa di mata dunia karena kita tak lagi memiliki "Rahasia Negara"...

Belum pernah terjadi dalam sejarah bangsa kita,
Sumber-sumber cadangan energi yang sangat bermanfaat bagi hajat hidup rakyat kita, dikontrakkan [diserahkan eksplorasinya] kepada perusahaan-perusahaan transnasional (TNC), atas nama Production Sharing Contract/kontrak bagi hasil yang sama sekali tidak adil bagi kita… Hasilnya: Negara mengalami defisit neraca anggaran dalam menyusun dan memenuhi APBN yang tidak seharusnya terjadi seandainya PSC tak jatuh ke tangan dan menguntungkan asing…

[MHBS]

Previous
« Prev Post

Related Posts

3/04/2017 04:26:00 AM

0 komentar:

Posting Komentar