Iklan

"Rakyat Yaman Sambut Kedatangan Habib Rizieq"

Posted by Gerakan Rakyat on Rabu, 28 Juni 2017

GERAKAN RAKYAT - Beberapa hari ini rakyat Yaman khusus-nya Tarim Hadramaut sedang memperbincangkan sesosok ulama yang mampu mengumpulkan umat hingga mencapai 7 Juta lebih.

Beberapa kali saya bertemu dengan warga Tarim di pasar, toko,masjid, dll mereka selalu bertanya-tanya perihal keadaan Habib Rizieq.

Tidak sedikit dari mereka mengatakan
"Sayyid Rizieq telah datang dengan wajah yang bercahaya".

Ada pula beberapa dari mereka mengatakan:
"Sayed Rizieq itu 100% wali tanpa ada keraguan".

Para Ulama dan Habaib Tarim pun turut menyambut kedatangan Habib Rizieq Syihab. Beliau sempat berziarah ke Qalbu Tarim Alhabib Abdulloh bin Muhammad Bin Syihab, beliau juga di undang berbuka puasa oleh Mufti Alhabib Ali Masyhur bin Hafidz, beliau juga berkunjung ke kediaman Alhabib Omar Bin Hafidz untuk bertukar pikiran, serta beliau juga berziarah ke makam-makam para Waliyulloh.

Tidak mau kalah para santri-santri Indonesia yang menimbah ilmu di kota sejuta wali juga menyambut kedatangan beliau. Banyak dari para santri berebut ingin mencium tangan beliau serta meminta do'a.

Namun, yang saya herankan tidak sedikit pula dari warga Tarim yang mendatangi beliau untuk berjabat tangan. Namun, dengan segala ketawaduannya saya menyaksikan dengan mata saya sendiri beliau tidak mau di cium tangannya oleh warga Tarim.

Demi Alloh kecintaan saya semakin bertambah kepada beliau. Banyak dari kawan-kawan saya yang duduk disekitar beliau pd saat khatam al Quran di masjid Muhdor pada malam 29 Ramadhan menyaksikan beliau menangis berkali-kali.

Bahkan terakhir tadi setelah sholat Ied saya bertemu dengan seorang Badui.


Badui itu katakan kepada saya, "sampaikan salam saya padanya, saya berusaha mengejarnya namun karena tongkat yang saya gunakan jatuh saya tertinggal jauh olehnya  😭 😭 😭".

Terakhir badui tersebut katakan itu orang wali besar.


[Oleh: Ahmad bin Ali Alhaddad]



Previous
« Prev Post

Related Posts

6/28/2017 05:38:00 PM

0 komentar:

Posting Komentar